Kontrol Berat Badan dan Kolesterol Setelah Idul Adha dengan Berbekam

Hari raya Idul Adha identik dengan kuliner berbahan dasar daging. Hal tersebut tidak terlepas dari tradisi Qurban ketika Idul Adha. Kuliner berbahan dasar daging tersebut hadir dalam berbagai macam varian. Hal itu tentu semakin beberapa orang semakin berselera untuk mengonsumsi kuliner berbahan dasar daging.

Daging adalah sumber protein yang sangat baik untuk tubuh kita dan juga mengandung kolesterol. Kolesterol dibagi menjadi dua macam, yakni kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL). Dilain sisi daging banyak protein, Akan tetapi terdapat pula kandungan kolesterol dari daging ini yang berbahaya untuk kesehatan. Seseorang dengan kadar kolesterol tinggi disarankan menghindari makan daging karena khawatir kolesterolnya akan meningkat. Tapi sebenarnya kita tetap dapat mengonsumsi daging walaupun memiliki masalah kolesterol asalkan dalam batas wajar.

Menurunkan kadar kolesterol setelah mengonsumsi daging dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol:

Perbanyak Makan Serat

Serat yang terkandung dalam makanan, sebagaimana dilansir dari Harvard Health Publishing, dapat menurunkan kadar kolesterol. Beberapa makanan berserat yang dapat dikonsumsi, antara lain buah-buahan dan oatmeal.

Hindari Konsumsi Gula Berlebih

Konsumsi gula juga bisa membuat kadar kolesterol tinggi. Yayasan Jantung Amerika merekomendasikan konsumsi gula untuk anak-anak dan wanita sebanyak 25 grams gula sehari. Sementara itu, untuk pria, kadar gula yang direkomendasikan adalah 37,5 grams per hari

Olahraga

Olahraga dapat memberikan manfaat pada kesehatan tubuh. Tidak hanya membuat meningkatkan daya tahan, olahraga juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, memaksimalkan kerja jantung, hingga membantu anda mendapatkan kebugaran sepanjang hari. Buat pengidap kolesterol, anda direkomendasikan untuk menjalani olahraga secara rutin. Sebab, olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah secara signifikan.

Berbekam

Terapi bekam merupakan pengobatan alternatif yang cukup populer sejak zaman dulu. Bekam di percaya mampu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dalam tubuh. Metode pengobatan ini dilakukan dengan cara menyedot keluar darah kotor yang ada di tubuh.

Racun, angin, dan kolesterol bisa ditarik dengan cara menyedot darah kotor sehingga darah menjadi bersih. Biasanya, racun, angin, dan kolesterol berkumpul bersama darah di lapisan kulit.